Tim Media ICCTF Mengunjungi Desa Dampingan Javlec

Program Mitigasi Berbasis Lahan pada Kawasan Karst, DAS Kritis dan Kawasan Konservasi di Kabupaten Gunungkidul Yogyakarta yang di kerjakan Yayasan Javlec Indonesia dengan pendanaan dari ICCTF (Indonesia Climate Change Trust Fund) dan Bappenas saat ini sudah memasuki tahun yang kedua sejak dimulai dari bulan April 2016.

hthkm-ngudi-makmur
Plakat Kelompak Tani Hutan Kemasyarakatan Ngudi Makmur Girisuko (foto javlec)

Tanggal 8 Agustus 2017, tim ICCTF bersama media melakukan kunjungan dan liputan ke beberapa desa yang difasilitasi Javlec dalam program mitigasi. “Kunjungan ini merupakan salah satu bentuk transparasi ke media tentang apa yang telah dikerjakan oleh ICCTF dan Javlec”, kata perwakilan ICCTF saat membuka pertemuan di KTHKm Ngudi Makmur. Tim media yang hadir bersama ICCTF diantaranya Antara, Kompas, Tempo, Media Indonesia, Mongabay, Jakarta Post, Sindonews dan Vanantara.

KTHKm Ngudi Makmur merupakan salah satu kelompok tani yang terletak di desa Girisuko, Panggang, Gunungkidul. Salah satu desa yang difasilitasi Javlec dalam mitigasi perubahan iklim. Dimana dengan adanya pengelolaan hutan negara yang dikelola oleh masyarakat agar memiliki dayua dukung untuk mendorong percepatan penambahan stok karbon di area hutan.

Tata kelola hutan ini tidak terlepas dari tata ruang desa, harus selaras antara tata kelola hutan, tata ruang desa dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Seperti dikatakan oleh manager program mitigasi Javlec “Ketika membuat tata ruang desa, harus ada tata kelolanya”. “Tidak bisa satu-satu, harus berbarengan dan saling melengkapi”, imbuhnya.

media-visit
(foto javlec)

Selain di KTHKm Ngudi Makmur, tim liputan media ICCTF juga mengunjungi desa Putat, Patuk yang juga merupakan salah satu dari 20 desa yang di fasilitasi Javlec dalam mitigasi dan perubahan iklim. Salah satunya dengan melakukan pengayaan tanaman agar tercapai pertumbuhan cadangan karbon yang ideal.

pemberian-kenang-kenangan
Pemberian Kenang-Kenangan dari Tim ICCTF kepada Pemerintahan Daerah (foto javlec)

Kedatangan tim media ICCTF ke desa Putat disambut oleh jajaran pemerintahan desa dan daerah di Joglo Batoer Hill Putat diantaranya Bupati Gunungkidul yang diwakili Asek Bidang Pembangunan, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Pertanian, Kepala Desa Putat dan perangkatnya berserta masyarakat sebagai tamu undangan.

Dalam sambutannya, Kepala Desa Putat menyampaikan banyak terimakasih kepada para pihak, baik itu dari ICCTF, Bapepenas dan Javlec yang selama ini mendampingi dan memfasilitasi desa Putat dalam Mitigasi.

Hal senada juga disampaikan Asek. Bidang Pembangunan yang mewakili Bupati Gunungkidul untuk mengucapkan terima kasih kepada Javlec yang telah melakukan upaya Program mitigasi di 20 desa ini dan berhadap dapat melebar ke desa lainnya di Gunungkidul karena salah satu program pengayaan tanaman ini juga sangat terkait dengan kesedian air saat musim kemarau.

Setelah acara dialog bersama pemerintahan daerah dan masyarakat, tim media diajak meninjau ke lapangan dimana program pengayaan dilaksanakan dengan meninjau tanaman Gameliana yang merupakan salah satu tanaman yang di perbantukan dalam program mitigasi, sekaligus meninjau pengrajin topeng yang salah satu bahannya adalah Gameliana.

kerajinan-topeng
Salah satu hasil kerajinan topeng di desa Putat yang berbahan baku pohon Gamelianan (foto javlec)