TIV dan Javlec Hijaukan Lahan Bekas Galian C

Guna menyelamatkan kawasan tangkapan air, dan mengantisipasi agar tidak terjadi bencana tanah longsor, pemerintah Desa Balerante, Kecamatan Kemalang, Klaten bersinergi dengan PT Tirta Investama (TIV) Klaten, Yayasan Javlec, dan beberapa pihak lain, membuat percontohan reklamasi kerusakan lahan bekas penambangan pasir/galian C, Jumat (23/12).

Manajer CSR PT Tirta Investama Klaten Rama Zakaria mengemukakan, PT Tirta Investama Klaten bersama Teknik Hidrogeologi UGM, kerjasama dengan Yayasan Javlec Indonesia membuat model edukasi dan rehabilitasi lahan eks galian C. Yakni, model untuk restorasi lahan setelah ditambang.
Untuk keperluan tersebut, masyarakat desa menyediakan lahan, dan penyediaaan bibit dari TIV.

“Membuat model skala desa untuk restorasi lahan eks galian C di desa Balerante. Tujuan megedukasi masyarakat setelah mereka melakukan penambangan secara legal, lalu untuk upaya rehabilitasi seperti apa agar lahan ini bisa etap produktif kembali, bernilai ekonmi dan tidak berpotensi bencana longsor,” kata Rama Zakaria.

Rama Zakaria mengemukakan, reklamasi lahan di Balerante tersebut dilakukan dengan penananaman sistem agro forestry, atau sistem wanatani. Menggunakan bibit pohon berdasarakan keinginan masyrakaat. Diutamakan bibit MPTS (multipurpose tree species). Yakni spesies pohon serbaguna dengan tujuan multifungsi. Tidak ditebang pohonya melainkan bisa bernilai ekonomi tinggi jika dipanen buah atau bunganya. (kr-jogja)