Sertifikat VLK Perhutanan Sosial diterima oleh 4 Kelompok Tani di Gunungkidul

Foto:Javlec

Empat kelompok tani Hutan Kemasyarakatan di Kabupaten Gunungkidul berhasil memperoleh pengakuan sertifikasi verifikasi legalitas kayu untuk perhutanan sosial. Ke-4 kelompok tani tersebut adalah Sidodadi, Sedyolestari, Sedyomakmur, dan Tani Manunggal.

Direktur eksekutif Yayasan Javlec Indonesia menyerahkan sertifikat tersebut kepada pengurus kelompok tani di Kantor Koperasi Wana Manunggal Lestari pada tanggal 23 Maret 2022. Ikut menyaksikan penyerahan sertifikat tersebut adalah ketua paguyuban kelompok tani hutan kemasyarakatan se-Kabupaten Gunungkidul, pengurus Koperasi Wana Manunggal Lestari, dan ketua kelompok tani hutan rakyat dari 12 desa di Kabupaten Gunungkidul.

Sertifikasi tersebut atas dukungan Multistakeholder Forestry Programme Phase 4. Lembaga sertifikasi yang melakukan penilaian kesesuaian standar VLK adalah TRIC Indonesia.

“Sertifikat VLK ini akan memberikan nilai manfaat dalam pemanfaatan hasil hutan kayu HKm yang Kami kelola. Namun demikian Kami masih berharap Rencana Kerja Tahunan Penebangan Kayu HKm tahun 2022 ini dapat segera disetujui oleh Balai KPH Yogyakarta. Tentunya, agar Kami dapat melakukan pembuktian bahwa sertifikat ini dapat bermanfaat,” kata Bapak Sardi, pengurus paguyuban kelompok tani hutan kemasyarakatan.

Kawasan kelola seluas 204,3  hektar dilakukan sertifikasi VLK dalam areal kerja hutan kemasyarakatan di 4 kelompok tani hutan, yaitu Sidodadi, Sedyolestari, Sedyomakmur, dan Tani Manunggal. Tahun 2022 ini mereka juga akan melakukan pemanenen kayu kembali, apabila RKT 2022 dapat disetujui oleh Balai KPH Yogyakarta.