JAVLEC-SPOS Selenggarakan Workshop Penyusunan RAD PKSB Kabupaten Kotawaringin Timur

Pada 6 Agustus 2020 JAVLEC SPOS bekerjasama dengan pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur menyelenggarakan workshop penyusunan rencana aksi daerah perkebunan kelapa sawit berkelanjutan (RAD PKSB) di Kabupaten Kotawaringin Timur. Sebelum acara ini digelar, pada 17 Juli 2020 lalu, Rancangan Peraturan Bupati RAD PKSB telah dibahas bersama pemangku kebijakan Kabupaten Kotawaringin Timur, pembahasan ini dilakukan untuk mendapatkan masukan-masukan mengenai dokumen RAD PKSB

Dalam pertemuan yang digelar 17 Juli tersebut terdapat beberapa masukan salah satunya draft kebijakan RAD PKSB perlu memasukkan terkait penanganan gangguan usaha perkebunan. Sedangkan bagian hukum Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur memberikan masukan bahwa Raperbup ini perlu diperkuat kembali soal landasan yuridisnya, serta perlu adanya dokumen kajian sebagai pertimbangan akademik perlunya pembentukan peraturan ini.

Setelah dilakukan perbaikan-perbaikan pada draft kebijakan RAD PKSB, pada 6 Agustus 2020 dilakukan pembahasan kembali dalam forum yang lebih besar yakni workshop penyusunan RAD PKSB di kabupaten kotawaringin timur, forum tersebut melibatkan banyak pihak terutama pemangku kebijakan baik di tingkat pusat, provinsi maupun di kabupaten. Pertemuan tersebut membahas lebih dalam lagi mengenai substansi draft kebijakan RAD PKSB.

Dalam acara tersebut, Kemendagri diwakili oleh Dir. SUPD I Bangda sangat mengapresiasi kegiatan penyusunan kebijakan RAD PKSB ini dan diharapkan kebijakan ini dapat diselaraskan dengan RAN dan RAD yang ada di provinsi. Kemenko Perekonomian diwakili oleh Asisten Deputi II Bidang perkebunan juga mengapresiasi inisiatif penyusunan RAD PKSB ini karena Kotawaringin Timur merupakan kabupaten pertama yang memiliki Kebijakan RAD PKSB.

Kami mengapresiasi inisiatif penyusunan RAD PKSB ini karena Kotawaringin Timur merupakan kabupaten pertama yang memiliki Kebijakan RAD PKSB. — Asisten Deputi II Bidang perkebunan Kemenko Perekonomian–

Workshop ini juga dihadiri oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur yang diwakili Bapak Agung Kepala Bidang PSR dan Kepala UPT Benih, pada kesempatan tersebut Agung menyampaikan bahwa RAD PKSB Kotawaringin ini secara substansi sudah sesuai dengan RAD yang disusun oleh pemerintah provinsi yang saat ini sedang dilakukan review di Kementerian Dalam Negeri/Kemendagri.

Dalam sesi diskusi, audiens juga mengutarakan saran dan masukan atas draft kebijakan RAD PKSB ini yakni RAD PKSB ini dalam pelaksanaanya nanti harus melibatkan pemerintah kecamatan dan juga pemerintah desa. Selain itu, dalam mendukung pelaksanaan RAD PKSB ini nantinya perlu dianggarkan dalam anggaran desa khususnya Dana Desa/DD,- kata salah satu audiens saat menyampaikan pendapatnya. Setelah dibahas secara mendalam, akhirnya para pihak sepaham dan menyepakati draft kebijakan RAD PKSB ini sebagai draft final, yang selanjutnya akan diajukan ke Bagian hukum oleh SPD terkait/Dinas pertanian (Red-Ipin).