|

Lava Kopi – Membangun Identitas Produk Kopi dari Lereng Selatan Merapi

Pengembangan produk menjadi salah satu bagian penting dalam perjalanan usaha KTH Sedyo Makmur. Selain menghasilkan bahan baku kopi, kelompok terus berupaya memperkuat identitas produk yang dapat memperkenalkan potensi kopi Kaliurang kepada masyarakat yang lebih luas.

Dalam rencana kerja kelompok tahun 2026, Lava Kopi Kaliurang ditetapkan sebagai merek resmi yang dikembangkan untuk mendukung identitas produk kopi kelompok.

Pemilihan identitas tersebut merefleksikan keterkaitan antara kopi dan kawasan lereng Gunung Merapi yang menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Kaliurang.

Melalui merek ini, KTH Sedyo Makmur membawa semboyan “Seko Alas Dadi Gelas” atau “From Crop to Cup”, yang menggambarkan perjalanan kopi mulai dari kebun hingga menjadi minuman yang dinikmati oleh konsumen sekaligus menjadi gambaran pengelolaan kopi yang dilakukan secara terpadu dari hulu hingga hilir.

Lava Kopi – Membangun Identitas Produk Kopi dari Lereng Selatan Merapi

Proses tersebut dimulai dari budidaya tanaman kopi yang dilakukan di kawasan Kaliurang Timur dengan menerapkan prinsip pertanian yang baik, pemeliharaan tanaman, serta perawatan berbasis bahan organik. Dalam proses pemanenan, buah kopi dipetik secara selektif untuk menjaga kualitas bahan baku.

Setelah dipanen, buah kopi memasuki tahap pengolahan pascapanen. Proses ini meliputi pengupasan kulit buah menggunakan mesin pulper, penyortiran, serta pengeringan untuk menghasilkan biji kopi yang siap diolah lebih lanjut.

Biji kopi yang telah memenuhi standar pengolahan kemudian dapat melalui proses penyangraian atau roasting. Tahap ini dilakukan untuk mengembangkan karakter aroma dan cita rasa kopi sebelum biji digiling menjadi bubuk kopi.

Selanjutnya, kopi dikemas sebagai produk yang siap dipasarkan dan diseduh menjadi minuman. Setiap tahapan tersebut menjadi bagian penting dalam menjaga mutu sekaligus memberikan nilai tambah terhadap hasil produksi petani.

Pengembangan merek kopi menjadi salah satu langkah untuk memperkuat identitas produk di pasar. Identitas yang jelas dapat membantu konsumen mengenali asal produk sekaligus memahami cerita di balik proses produksinya.

Melalui pengelolaan usaha dari hulu hingga hilir, KTH Sedyo Makmur berupaya membangun produk kopi yang tidak hanya memiliki nilai ekonomi, tetapi juga membawa cerita mengenai petani, kawasan, dan proses pengolahan.

Penguatan identitas produk juga diiringi dengan rencana penyempurnaan pengemasan, pengembangan proses legalitas produk, serta pemanfaatan pemasaran digital untuk memperluas jangkauan pasar.
Bagi KTH Sedyo Makmur, pengembangan Lava Kopi Kaliurang bukan hanya tentang menciptakan sebuah merek, tetapi juga membangun identitas usaha yang tumbuh dari masyarakat.

Melalui produk kopi, kelompok ingin memperkenalkan potensi Kaliurang Timur sekaligus membuka ruang kolaborasi dengan konsumen, pelaku usaha, dan berbagai pihak yang memiliki perhatian terhadap pengembangan kopi lokal.

Setiap produk yang dihasilkan menjadi bagian dari perjalanan KTH Sedyo Makmur dalam membangun kemandirian usaha, meningkatkan nilai tambah komoditas kopi, serta memperkuat identitas kopi dari lereng Merapi.

Andhika,
Pendamping Lapangan – Program Konservasi Hargobinangun 2026

Similar Posts