Uji Coba Kunjungan Wisata Taman Kehati Eroniti, JAVLEC Libatkan Pelaku Wisata untuk Menggali Potensi Pengembangan Destinasi

Uji Coba Kunjungan Wisata Taman Kehati Eroniti, JAVLEC Libatkan Pelaku Wisata untuk Menggali Potensi Pengembangan Destinasi

JAVLEC Indonesia pada tanggal 24 Oktober 2026 menyelenggarakan kegiatan uji coba kunjungan wisata di Taman Kehati Eroniti, Kalurahan Karangasem, Kapanewon Ponjong, Kabupaten Gunungkidul, dengan dukungan pendanaan dari PT Sarihusada Generasi Mahardhika (SGM). Kegiatan ini menjadi langkah awal untuk menjajaki potensi Taman Kehati Eroniti dan Desa Wisata Karangasem sebagai destinasi wisata minat khusus yang mengintegrasikan pengalaman alam, petualangan, edukasi lingkungan, dan budaya lokal.

Kegiatan ini melibatkan berbagai unsur pelaku dan penggerak pariwisata, yaitu Geotrek Jogja, Desa Wisata Widosari, Wisata Bumi Pleret, Jelajah Adventure Kids, Memora Jogja, Desa Wisata Kepek Gunungkidul, Komunitas Penggerak Wisata Gunungkidul, serta pensiunan Dinas Pariwisata Gunungkidul. Kehadiran para peserta diharapkan dapat memberikan perspektif dan pengalaman yang beragam dalam melihat peluang pengembangan wisata di kawasan Eroniti.

Rangkaian kegiatan diawali dengan penjelajahan kawasan Desa Karangasem dan Taman Kehati Eroniti. Para peserta diajak mengenali potensi alam dan daya tarik kawasan, mulai dari lanskap karst, keanekaragaman hayati, hingga Goa Song Towo yang menjadi salah satu karakteristik khas kawasan. Melalui kunjungan langsung ini, peserta berkesempatan merasakan pengalaman menjelajahi kawasan sekaligus mengidentifikasi peluang aktivitas wisata yang dapat dikembangkan.

Kegiatan dilanjutkan dengan praktik ecopounding. Melalui aktivitas ini, peserta berkesempatan mengenal proses pembuatan motif pada kain dengan memanfaatkan bentuk dan warna alami dari daun. Kegiatan ini menjadi salah satu contoh wisata kreatif yang dapat dikembangkan dengan mengangkat potensi sumber daya alam dan keterampilan masyarakat lokal.

Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan Focus Group Discussion (FGD) yang turut dimeriahkan dengan penampilan tarian adat setempat sebagai bentuk pengenalan kekayaan budaya Karangasem. Dalam sesi diskusi, peserta menyampaikan berbagai pandangan dan masukan terkait potensi daya tarik kawasan, peluang pengembangan aktivitas wisata, kesiapan pengelolaan, serta aspek yang perlu ditingkatkan untuk mendukung pengembangan Taman Kehati Eroniti dan Desa Wisata Karangasem.

Sejumlah masukan yang mengemuka antara lain perlunya penataan jalur dan akses kunjungan, peningkatan fasilitas dasar dan keselamatan pengunjung, penguatan kapasitas pemandu lokal, serta pengembangan variasi paket wisata. Selain itu, penguatan narasi interpretasi kawasan, khususnya mengenai ekosistem karst, keanekaragaman hayati, dan Goa Song Towo, menjadi hal penting agar pengalaman kunjungan tidak hanya bersifat rekreatif, tetapi juga memberikan nilai edukasi bagi pengunjung.

Potensi keterlibatan masyarakat juga menjadi perhatian dalam diskusi. Pengembangan aktivitas berbasis budaya dan potensi lokal, seperti tarian adat, kerajinan ecopounding, serta kuliner khas Karangasem, dinilai dapat memperkaya pengalaman wisata sekaligus membuka peluang manfaat ekonomi bagi masyarakat setempat.

Melalui kegiatan uji coba ini, JAVLEC Indonesia berharap dapat menghimpun masukan sebagai bahan evaluasi dan perencanaan pengembangan wisata Taman Kehati Eroniti dan Desa Wisata Karangasem ke depan. Pengembangan tersebut diharapkan dapat dilakukan secara kolaboratif dengan melibatkan masyarakat, pemerintah kalurahan, dan berbagai pihak terkait, sehingga mampu menciptakan pengalaman wisata yang berkualitas, memberikan manfaat bagi masyarakat lokal, serta tetap memperhatikan kelestarian lingkungan dan keanekaragaman hayati.

Pengembangan wisata Eroniti bukan sekadar menghadirkan destinasi kunjungan, melainkan membangun pengalaman yang menghubungkan alam, pengetahuan, budaya, dan kehidupan masyarakat lokal. (raihan-javlec)

Similar Posts