Sosialisasi Program Mitigasi Perubahan Iklim Berbasis Lahan di Gunungkidul

Dalam sepekan terakhir, tepatnya tanggal 27 April 2016 dan hari ini 02 Mei 2016, Javlec bersama aparat terkait di wilayah Gunungkidul mengadakan acara “Sosialisasi Program Mitigasi Perubahan Iklim Berbasis Lahan di Kabupaten Gunungkidul“.

Acara ini merupakan program Java Learning Center (Javlec) yang merupakan mitra The Indonesian Climate Trust Fund (ICCTF) sebagai lembaga wali amanah dana perwalian perubahan iklim Indonesia yang bertindak sebagai penyalur dana untuk membiayai kegiatan-kegiatan berkaitan dengan masalah iklim. Program ini dioperasikan dan dikelola oleh Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (KPPN) / Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (BAPPENAS).

sosialisasiTujuan dari program adalah mendukung kegiatan-kegiatan pemerintah Indonesia dan Pemangku Kepentingan (stakeholder) untuk mengurangi emisi gas rumah kaca dan membantu pemerintah Indonesia kearah “low carbon economy” dan beradaptasi pada dampak negatif yang diakibatkan perubahan iklim. Program tersebut mengarus-utamakan masalah perubahan iklim ke dalam rencana pembangunan nasional, provinsi dan daerah. Termasuk juga kegiatan-kegiatan untuk melaksanakan rencana aksi nasional mitigasi emisi gas rumah kaca (RAN-GRK) dan adaptasi perubahan iklim (RAN-API).

Untuk melaksanakan program-programnya, maka ICCTF membuat jalinan kerjasama dengan berbagai institusi non pemerintah yang meliputi kelompok masyarakat, perguruan tinggi, swasta. Untuk pelaksanaan program tersebut maka dijalankan dibawah pengawasan dan asistensi langusng oleh Sekretariat ICCTF-BAPPENAS. Salah satu mitra ICCTF untuk melaksanakan kegiatan tersebut adalah Yayasan Javlec Indonesia.

Kegiatan mitigasi perubahan iklim diartikan sebagai rangkaian kegiatan yang mengajak semua pihak untuk melakukan pencegahan pada dampak buruk perubahan iklim. Rangkaian proses tersebut tidak dapat dilakukan orang per orang melainkan merupakan kegiatan bersama. Bentuk kegiatan untuk mitigasi perubahan iklim dapat berupa; menanam dan memelihara pohon, mengelola hutan rakyat agar dapat berkelanjutan, mengembangkan tata ruang desa yang memberikan alokasi pada wilayah hijau serta membangun kebijakan.

Pelaksanaan program mitigasi di Kabupaten Gunungkidul akan dijalankan di 20 desa. Lokasi tersebut mencakup 7 Kecamatan (Nglipar, Playen, Semanu, Saptosari, Girisubo, Panggang dan Paliyan). Distribusi lokasi tersebut mencakup pada lokasi-lokasi HKm, HD, HTR dan Hutan Rakyat. 20 Desa yang dipilih merupakan lokasi yang nantinya akan menjadi percontohan dalam pengelolaan mitigasi perubahan iklim baik dalam tingkat Kabupaten maupun dalam tingkat Nasional. Program direncanakan akan dijalankan selama 2 tahun yang difokuskan pada kerja-kerja pengelolaan hutan, tata ruang desa, RPJMDes dan kebijakan yang diharapkan memberi dampak positif pada ekonomi masyarakat, pembangunan desa dan peningkatan kepasitas lingkungan hidup.

Kegiatan sosialisasi program memiliki tujuan sebagai berikut :

  1. Pemaparan rencana kegiatan yang dijalankan dalam rangka implementasi kegiatan mitigasi perubahan iklim ramah lingkungan yang berkontribusi pada penurunan emisi GRK pada 20 desa di Kabupaten Gunungkidul.
  2. Penjelasan proses-proses yang akan dijalankan terkait dengan kegiatan mitigasi berkontribusi pada penurunan emisi GRK di Kabupaten Gunungkidul.

Kegiatan sosialisasi program mitigasi, adaptasi dan pengelolaan energi ramah lingkungan ini dilaksanakan pagi hari ini, Senin, 2 Mei 2016 di Balai Desa Dengok Kecamatan Playen. Dimana sebelumnya – pada tanggal 27 Mei 2016 – telah dilaksanakan di desa Kepek Kecamatan Saptosari Gunungkidul.

Dalam acara sosialisasi ini dihadiri Kepala Dinas terikait, Camat, Kepala Desa, Ketua HTR, HKm, HR dan para pendamping program.